Desain Sistem Objektifikasi dan Kuantifikasi Pemeriksaan Fisik Menggunakan Pemindai 3 Dimensi, Sensor Inersial, Stetoskop Perekam, dan Perkusor Akustik

Cynthia Caroline, Timotius Wira Yudha

Abstract


Latar belakang: Pemeriksaan fisik merupakan bagian integral dalam menegakkan diagnosis. Teknik pemeriksaan fisik yang biasanya dilakukan praktisi kesehatan adalah inspeksi (melihat dan mengamati), palpasi (meraba), perkusi (mengetuk), dan auskulltasi (mendengar). Kurangnya objektivitas pada pemeriksaan fisik menimbulkan risiko perbedaan hasil diagnosis antar pemeriksa, sehingga banyak dokter mulai beralih ke pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosis. Metode: Dibuat desain sistem untuk mengobjektifikasi dan menguantifikasi pemeriksaan fisik, yang terdiri dari empat komponen: pemindaian tubuh pasien secara 3 dimensi, perancangan sarung tangan dengan sensor IMU, stetoskop perekam suara, serta perkusor akustik. Pemindaian 3 dimensi tubuh manusia dilakukan dengan pemindai laser, di mana dihasilkan data berupa awan titik. Data ini kemudian diubah menjadi model 3 dimensi berbentuk mesh. Sensor IMU yang terdapat di sarung tangan memungkinkan pemeriksa untuk menandai bagian tubuh yang diperiksa saat inspeksi dan palpasi. Perkusor akustik berfungsi untuk mengemulasi ketukan jari pada organ tubuh yang diperkusi. Mikrofon pada stetoskop memungkinkan perekaman suara perkusi dan auskultasi, yang kemudian dapat diproses oleh komputer menjadi data kuantitatif. Laporan akhir, beserta model 3D-nya dapat dikirim untuk perujukan, atau dapat disimpan sebagai dokumentasi untuk perbandingan pemeriksaan selanjutnya. Diskusi: Biaya pembuatan sebuah sistem adalah sekitar Rp 9.000.000,00 (US$ 600). Penerapan sistem ini di setting pelayanan kesehatan primer diharapkan mampu mengurangi penggunaan pemeriksaan penunjang, dengan demikian biaya kesehatan tahunan per kapita bisa diturunkan sebesar Rp 728.000,00 (US$ 49). Kesimpulan: Sistem objektifikasi dan kuantifikasi pemeriksaan fisik mampu menekan pengeluaran kesehatan, namun butuh investigasi lebih lanjut untuk memerbaiki keterbatasannya.

Kata kunci: pemeriksaan fisik, pemindai 3 dimensi, bioinformatika, teknologi kesehatan, teknik biomedik


Full Text:

PDF

References


Matondang C S, Wahidiyat I and Sastroasmoro S 2009 Diagnosis Fisis pada Anak (Jakarta: CV Sagung Seto).

Asif T, Mohiuddin A, Hasan B and Pauly R R 2017 Importance Of Thorough Physical Examination: A Lost Art Cureus 9 3–7.

Feddock C A 2007 The Lost Art of Clinical Skills Am. J. Med. 120 374–8.

Peterson M, Holbrook J, Von Hales D, Smith N and Staker L 1992 Contributions of the history, physical examination, and laboratory investigation in making medical diagnoses West. J. Med. 156 163–5.

Tsukamoto T, Ohira Y, Noda K, Takada T and Ikusaka M 2012 The contribution of the medical history for the diagnosis of simulated cases by medical students Int. J. Med. Educ. 3 78–82.

Sugiarto S and et al 2017 Buku Manual Keterampilan Klinis Dasar Pemeriksaan Fisik (Surakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret).

Bye E and McKinney E 2010 Fit analysis using live and 3D scan models Int. J. Cloth. Sci. Technol. 22 88–100.

Abhishek P 2018 Tech marvel: 3D human body scan Deccan Chron.

Mueller R 2011 Homemade 3d scanner - the working principle muellerr.ch.

Kok M, Hol J D and Schön T B 2017 Using Inertial Sensors for Position and Orientation Estimation.

Rao A, Ruiz J, Bao C and Roy S 2018 Tabla: A proof-of-concept auscultatory percussion device for low-cost pneumonia detection Sensors (Switzerland) 18 1–12.

Capturing Reality 2018 Product - CapturingReality.com.

Grilli E, Menna F and Remondino F 2017 A review of point clouds segmentation and classification algorithms Int. Arch. Photogramm. Remote Sens. Spat. Inf. Sci. - ISPRS Arch. 42 339–44.

Apaza-Agüero K, Silva L and Bellon O R P 2015 Mesh segmentation with connecting parts for 3D object prototyping Proc. - Int. Conf. Image Process. ICIP 2015–Decem 16–20.

Statista 2018 Number of doctor visits per capita in selected countries as of 2015 Statista.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.