Sebuah Kajian Tentang Requirements Recovery Pada Area Riset Reverse Engineering

Elviawaty Muisa Zamzami, Eko Kuswardono Budiardjo

Abstract


Abstrak—Ketiadaan dokumen requirements   ataupun ketidaksesuaian isi dokumen requirements dengan peranti lunak jadi (existing software)  dapat menjadi permasalahan dalam pengembangan atau pemeliharaan peranti lunak. Tanpa diketahui hal-hal yang menjadi requirements dapat menyebabkan peranti lunak sebagai produk yang gagal karena tidak memenuhi keinginan kustomer. Karenanya, diperlukan usaha untuk memperoleh kembali requirements (requirements recovery).  Requirements recovery termasuk kedalam area riset reverse engineering. Meskipun requirements termasuk sebagai kunci sukses pengembangan peranti lunak, namun keberadaan riset requirements recovery relatif minim dibandingkan dengan riset reverse engineering lainnya. Paper ini membahas tentang requirements recovery yang berada pada area riset reverse engineering, termasuk beberapa riset requirements recovery yang ada. Juga, memuat  requirements recovery dari peranti lunak jadi dapat dilakukan dengan mengenali  end-to-end interaction antara user dengan peranti lunak.   
Index Terms—requirements, requirements recovery, reverse engineering, end-to-end interaction

Full Text:

B9-B12

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Konferensi Nasional Teknologi Informasi & Aplikasinya
Jurusan Sistem Informasi | Fakultas Ilmu Komputer
Universitas Sriwijaya